Recent Posts

Contributors

Malam Tak Bersalah

Wednesday, 12 October 2016
Malam tak bersalah Patah sudah ceria Ada yang membenci air? Mata pun kadang mengeluarkannya Masih ingat aku tatapanmu Berdua kami duduk terpaku Lidah beku tak gerak kelu Tangan terjulur kami dipangku Air menghentikanku Bapak Bagaimana kutulis ini sajak Jika ingatku akan wajah sendu Yang tak pernah memerah biru Sempurna Kasih sayang bak purnama Dirimu itu pelita Dan telah padam seketika Sekarang Semua berbeda Alam barzakh dan dunia Selapis tanah bahkan nun jauh tak terkira Aku berhenti Sungguh ingin berhenti Untuk apa kutulis lagi Biar saja sendiri Mati dalam sepi Karena dirimu telah pergi Tempatku memandang Menenteramkan hati

No comments:

Post a Comment