Recent Posts

Contributors

WAKTU

Friday, 22 June 2012



                “Aku tidak punya waktu.Aku tidak punya waktu  untuk mengkhawatirkan kenapa itu terjadi.Itu memang sudah begitu.Kami direkayasa secara genetik agar penuaan berhenti pada usia 25 tahun,Masalahnya usia kami tinggal setahun lagi.Kecuali kami punya tambahan waktu.Saat seperti ini waktu adalah uang.Kami dapatkan,lalu kami habiskan.Orang kaya bisa hidup selamanya,sementara yang lain?Aku hanya igin bangun dengan waktu lebih banyak ditangan dari pada waktu sehari”
                Itulah potongan monolog yang terdapat dalam film In Time.Film yang dibintangi Justin Timberlake bersama Amanda Seyfried.Walau hanya fiksi,tapi cukup memberi pelajaran bagi kita untuk menghargai waktu.Dalam film tersebut,setiap tokoh memiliki jam hidupnya di tangan.Mereka cukup melihat kepadanya dan mengetahui kapan mereka harus mati.Hal ini membuat mereka begitu menghargai waktu yang mereka miliki walaupun sehari.
                “Ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam sehari”.Apa yang dikatakan Will Sales ini mungkin bisa kita tafsirkan dengan luas.Daripada mengeluhkan suatu keadaan,jaringan telepon seluler yang lambat,misalnya,waktu tersebut bisa kita gunakan untuk membaca buku,majalah,dan sebagainya.Daripada mengeluhkan suatu pekerjaan,lembur yang menyita waktu libur,misalnya,bisa kita manfaatkan untuk hal-hal yang lebih penting.Kita mungkin tidak akan hidup untuk kedua kalinya di dunia,menghabiskan waktu hanya untuk mengeluh akan mengurangi kuota umur kita secara sia-sia.Analoginya,Anda hanya punya pulsa cukup untuk satu kali mengirim pesan,apakah itu akan Anda gunakan hanya untuk sebuah ucapan selamat pagi? Atau seorang tentara yang terjebak dalam markas musuh hanya memiliki sebutir peluru dalam pistolnya,apa yang terjadi jika peluru tersebut hanya digunakan untuk menembak keatas?
                Dari sisi lain,waktu yang kita berada didalamnya sekarang,harus benar-benar disyukuri.Misalnya,Anda berandai,Anda lebih baik hidup pada zaman Nabi Muhammad dari pada hidup zaman sekarang yang dimana-mana terjadi pertikaian antar sekte agama Islam.Apakah Anda menyadari,bagaimana jika benar-benar hidup pada saat itu,tapi Anda berada dipihak yang menentang Nabi Muhammad? Maka lebih baik bagi kita untuk mensyukuri kehidupan sekarang yang dikaruniai iman dan berada dipihak Nabi.
                Sebenarnya kita bisa benar-benar hidup bahagia,bila waktu (umur) yang sudah kita peroleh ini digunakan untuk hal-hal yang membahagiakan kita,dan menyadari akan ketidaksempurnanya manusia.Kita tidak harus sempurna untuk jadi  bahagia,tapi menerima segala hal, suka atau tidak,dengan senang,akan setidaknya membuat kita bahagia.Bacalah buku-buku yang bisa memotivasi Anda,terbukalah terhadap hal-hal yang belum pernah Anda coba.Masalah anda mungkin tidak akan pernah selesai dengan cara yang Anda inginkan.”Banyak jalan menuju Roma”.Terus mengeluh dengan keadaan Anda mungkin tidak akan prnah menyelesaikan apa-apa.Waktu sedemikian berharga dihabiskan untuk memprotes hasil karya Allah yang ada pada diri kita.Bila saatnya waktu Anda akan menunjukkan digit 00:00:00:00:00:00, Namun Anda masih saja mengeluh,hal itu tidak akan menambah kuota umur Anda.Kita bisa melakukan banyak hal dalam sehari.

No comments:

Post a Comment