Recent Posts

Contributors

Sungguh-Sungguh

Friday, 5 August 2011
"man talaba syai an jiddan,wajada" (hadist syarif)

"barang siapa menuntut sesuatu dgn sungguh2,niscaya ia akan mendapatkannya"

sekali peristiwa pd suatu hari,seorang murid mendengar hadist ini dari gurunya.Ia hendak meminang anak seorang raja pada negeri itu.maka Ia pun melamar kpd raja dgn beberapa kali,tapi raja tidak pernah menerima lamaran nya,maka pada kali terakhir kata raja kepada nya: "jika engkau hendak menikah dgn anakku maka engkau harus memberi maskawin tiga biji mutiara yg sebesar telur ayam,maka jika kau beri akan daku seperti demikian ,niscaya kuperkenankan akan lamaranmu,maka berkata murid itu: "ia,dimana tempat mutiara itu? maka kata raja: "adalah aku dengar2 khabar orang yang dahulu2,mutiara itu didalam laut Sailan.

Kemudian maka pergi ia ke Laut Sailan,hingga sampai ditepi laut,maka ia pindahkan air laut dgn tapak kakinya (pekerjaan yg sia2) dan jika tiada kuasa dgn kakinya,maka ia pindah kan dgn tangannya.demikianlah perbuatan nya hingga beberapa bulan lamanya,tiada hirau ia akan lapar dan dahaga.maka tatkala lama lah ia disana hingga hampir setahun,berfirman Allah SWT kpd malaikat : "hai Malaikat ! turun olehmu ke dalam laut Sailan,maka katakan olehmu kpd ikan2 ; "jika tiada kau penuhi akan keinginan murid yang ditepi laut,niscaya matilah engkau semuanya dgn sebab kurang airnya.maka turun malaikat ke laut Sailan,maka diceritakan kepada ikan2 seperti yg dikatakan Allah SWT.maka kata ikan kpd malaikat; "apa keinginannya? maka kata malaikat; "tiada aku ketahui,maka tanyai olehmu kpdnya" maka pergi sekalian ikan ketepi laut,kemudian menanyai kpd murid itu; "apa keinginan mu? sehingga Allah memerintah kami untuk memenuhi hajat mu.maka kata murid itu; "aku berhajat kepada mutiara yang sebesar telur ayam sebanyak tiga biji" maka kata ikan; "nanti engkau disini,kami akan memenuhi hajat mu itu,maka kembali sekalian ikan hendak mengambil mutiara,maka diambil mutiara satu2 ikan sebanyak satu biji,maka dilontarkan akan dia ketepi laut,maka mengambil murid itu sekedar hajatnya,maka kembali ia kepada raja,maka tatkala melihat raja akan mutiara itu,tercengang ia,takjub,suatu hal yang sangat mustahil mendapat mutiara di laut Sailan.

kemudian raja pun menikahkan anaknya dengan murid itu,
maka kembali murid itu kpd gurunya serta katanya "benarlah hadist Nabi yang engkau katakan"




maka renungkan lah hai saudaraku,adalah bagimu hajat?adalah bagimu mimpi?cita2?keinginan?
dan benarlah bila kita berputus asa? pada hal yang mustahil sekalipun

benarlah Allah atas segala firmanNya
dan benarlah Nabi atas segala yg Beliau katakan....wallahu a'lam bissawab..

No comments:

Post a Comment