Recent Posts

Contributors

Dibalik The Davinci Code

Friday, 12 August 2011


      Mungkin kita langsung kaget ketika pertama kali menonton film yang diangkat dari novel fenomenal karya Dan Brown.Itulah yang saya alami,saat itu 1 Januari (lupa tahunnya),Trans TV menayangkan film Davinci Code tepat pukul 00.00 WIB,karena penasaran,saya bela-belain buat bergadang.Pertama kali,saya tidak begitu paham dengan jalan ceritanya,maksud dari film tersebut,juga apa yang ingin ditonjolkan Dan Brown melalui Karyanya tersebut.Berbekal keingintahuan,saya mulai mencari versi novelnya,dan saya mendapatinya terpajang di perpustakaan Training Center,Sigli,Aceh.Saya memerlukan waktu beberapa bulan untuk menyelesaikan bacaan ini.Kita mulai takjub dengan pemecahan kode-kode yang dilakukan Robert Langdon,dan pengungkapan sejarah yang dilakukan Sir Leigh Teabing,sehingga lupa bahwa inti dari cerita tersebut adalah Maria Magdalena.
       Memang Dan Brown secara histories benar,bahwa Maria Magdalena bukanlah seorang pelacur sebagaimana yang dikatakan Paus Gregorius dalam sermonnya yang terkenal itu pada tahun 591 M dan Dan Brown sejalan dengan arus utama karya-karya akademis paling penting pada setengah abad terakhir.
       Tapi,hampir segala sesuatu dalam Davinci Code yang berhubungan dengan Maria Magdalena sebagai The Holy Grail,atau sebagai cawan,yang melahirkan sebuah garis darah royal,juga konspirasi terencana dari Gereja khatolik untuk menutupi semua ini,juga usaha dari Priory of Sion untuk menjaga rahasia ini adalah lebih pengada-adaan daripada faktual.Begitupula tentang Leonardo Davinci, Dia bukanlah seorang Grandmaster dari apapun selain karya seni dan Renaisans.Namun yang menarik adalah cerita Dan Brown bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus, ini benar-benar bohong (hoax),tidak di ambil dari fakta,bukti-bukti sejarah,atau bahkan spekulasi akademis yang serius.Dalam Islam juga tidak benar bahwa Yesus menikah (dalam hal ini Yesus disamakan dengan Nabi Isa as).
       Dan Brown menulis ceritanya ini berdasarkan karya tesis dari Henry Lincoln,Michael Baigent,dan Richard Leigh The Holy Blood,Holy Grail.Dan Brown pernah disidangkan di pengadilan London sesaat setelah novelnya terbit pada tahun 2003 atas tuduhan plagiat atas karya The Holy Blood,Holy Grail.Satu karya lagi yang menjadi pedoman Dan Brown untuk Davinci Code adalah The Templar Relevation karya Lynn Picknet.Perlu diketahui bahwa; Lynn Picknet tidak berlatar belakang akademis dan tidak terlibat dalam penelitian apapun untuk masalah Maria Magdalena.
          Jadi,siapa sebenarnya Maria Magdalena?
Memang Dan Brown telah berkontribusi penuh dalam membangunkan kembali Maria Magdalena dari tidur panjangnya selama dua ribu tahun,dan telah membantu mengajak umat Kristen untuk berpikir kembali persepsi mereka terhadapnya sebagai pelacur (walaupun sebagian umat Kristen bahkan tidak peduli terhadap hal ini).Tapi,pendapatnya sebagai istri Yesus sangat berlebihan.Dan Brown membuat pernyataan luar biasa yang membalikkan apa yang diketahui para ahli tentang teks-teks diluar Injil Kanon Kristen (disebut juga Injil Gnostik,Injil ini ditolak untuk dijadikan kanon dalam gereja Kristen,karena isinya yang kontroversi,tapi jika kita simak Injil ini sedikitnya sejalan dengan apa yang diyakini umat Islam,seperti Yesus tidak disalib dan hanya seorang Nabi,contoh Injil Gnostik;Injil Barnabas,Injil Philip,Injil Thomas,dan Injil Maria);Dia menjadikan teks-teks seperti Injil Philips,Injil Maria menjadi dokumen histories.Kenapa?karena didalamnya terdapat bukti dari perkawinan antara Yesus dan Maria Magdalena.Ini jelas-jelas salah memahami teks Injil Philips "Yesus lebih mencintainya  daripada semua murid lainnya,dan biasa menciumnya sering pada (……)". Teks ini robek,sehingga kata-katanya tidak dapat dipahami.Sebagian para ahli memang mengartikan kata terakhir ini sebagai "mulutnya".walaupun demikian ini tidak bisa ditafsirkan bahwa mereka menikah dan mempunyai anak.
        Berdasarkan Injil Lukas 8;1-3 Maria Magdalena adalah perempuan yang disembuhkan dari tujuh roh jahat,yang oleh Paus Gregorius menafsirkan tujuh roh jahat itu dengan kebinalan,sehingga pernyataannya itu menjadi pegangan umat Kristen hingga saat ini (Anda boleh menanyai perihal Maria Magdalena kepada orang Kristen,pasti jawabannya ;pelacur).
        Namun umat Kristen tidak akan membantah bahwa yang pertama kali melihat Yesus bangkit pada hari minggu paskah (tiga hari setelah penguburan) adalah Maria Magdalena.Kemudian konon menurut sejarah,Yesus menyampaikan visi-nya kepada Magdalena tentang inti dari ajaran Kristen.Maria lalu bergegas datang kepada murid-murid lain menyampaikan bahwa Yesus telah bangkit.Petrus yang anti-perempuan tidak percaya kepada perkataan Maria Magdalena,memang sedari dulu Petrus iri kepada Maria Magdalena,karena Yesus lebih mencintainya dari yang lain (Injil Maria).Dari cerita tersebut (Maria sebagai pembawa ajaran Yesus yang sebenarnya) kemudian para pro-feminis mengkritik ke Partriarkis-an Gereja.Mereka berpendapat bahwa Gereja tidak hanya dilaksanakan oleh laki-laki,tetapi setidaknya ada pentahbisan perempuan,atau setidaknya perempuan boleh menjadi pemimpin jemaat (Kristen saat ini sebenarnya tidak mengizinkan perempuan untuk berpendapat,hal ini bisa Anda telusuri di dalam Markus.Maka lucu jika ada orang Kristen yang mengkritik Islam tentang masalah gender.Itu mungkin orang Kristen tak tahu diri)
       Dalam hal ini Petrus menang; TU ES PETRUS ET SUPER HANC PETRAM AEDIFICABO ECCLESIAM MEAM tertulis pada St.Peter Basillica di Vatikan "Kamu adalah Petrus,dan pada batu ini Aku akan membangun gerejaku.Inilah hal yang ingin disampaikan Dan Brown melalui karyanya,bahwa gereja Kristen yang sebenarnya itu tidak Partriarkis dan Hierarkis, yang semua didominasi oleh laki-laki.Dan rahasia terbesar yang mampu membalikkan iman orang Kristen bahwa ajaran Yesus bukan di gereja dan tidak dipimpin oleh laki-laki,namun oleh perempuan,sebagaimana di ucapkan Sir Leigh Teabing adalah Maria Magdalena,tapi dalam hal ini bukan sebagai penerus darah suci,hanya sebagai dianya adalah seorang murid Yesus  yang perempuan yang menerima visi Kristen yang sebenarnya pada saat Kebangkitan,serta peran Maria Magdalena dan perempuan Kristen untuk menyampaikan ajaran Kristen yang terlepas dari peng-organisasian yang dipimpin laki-laki seperti yang dilaksanakan gereja.
                                       

1 comment:

  1. Yang aku blm paham kenapa Maria juga disembah sebagai tuhan.

    ReplyDelete